Sunday, May 5, 2013

A Trip to Turkey part 2

The Second (13 ‎April ‎2013)


"Tang, sayang duit lu tang"
"Benim para yok" 
Hari ini kita semua bersemangat buat jalan-jalan karena emang ini adalah hari pertama kalinya kita jalan-jalan besar. Sebelumnya kita, diminta untuk beres-beres karena kita akan pindah ke asrama anak-anak kuliah. Setelah semuanya selesai, baru lah kita jalan ke depan untuk mencari sarapan, dan ketika kita sarapan, kita semua sibuk dengan orang tua, kita harus menghubungi orang tua kita tentang keadaan kita dan tentang turki.


(Ini makanan kalo pas sarapan, tapi masih ada tambahan yang lain-lainnya)

Ketika sarapan selesai, kita pun beranjak ke tempat toko-toko atau yang sering disebut distro, dan gua jadi orang yang paling boros dari yang lain, baru di sini aja gua udah habisin sampe 100$, dan akhirnya gua jadi keribetan sendiri sama barang belanjaan gua.
Tujuan kita bukan lah belanja-belanja di distro-distro, kita langsung beli kartu untuk naik kendaraan umum di turki, dan ketika kita nungguin Mr. Mucait beli ada bocah turki ngejual tissue, terus si Kopral yang memiliki hati dermawan nanya "Kaç para? (how many)", "Beş lira (five lira)" /1 lira = 6000/. Dengan hati gua yang baik hati ini gua bantuin kopral, cuman bilang "para yok, benim para yok" dengan harapan si bocah ilang, dan ternyata kita malah diserang, anak ini lebih ngeselin dari pada orang yang dagang di Pantai Anyer, untungnya ada Mr. Mucait, langsung kelar dah kalo sama dia.


(Lagi nunggu tram yang arahnya ke Eminönü)

Pertama-tama kita naik bus buat ke tempat tram, abis itu kita naik tram ke arah Eminönü  ngelewatin Blue Mosque sama Hagia Sofia. Eminonu tuh tempat sky fall dibuat. Disana kita masuk ke dalam masjidnya dan sehabis itu kita pergi belanja di Kapali Çarşı atau Grand Bazar. Kapali Çarşı itu tempat toko-toko yang luasnya dari Eminönü sampe deket Sultan Ahmet atau Blue Moque.


(Didepan pintu masuk masji)

(Didalam Eminönü)

(Sekali lagi gua banyak tingkah)

(Dua ini kayak bapak anak)

(Salah satu jalan di Kapali Çarşı)

(Menurut kepercayaan orang turki, yang warna biru itu gunanya untung ngehindari kita dari bad eyes)

Disana kita cuman belanja, dan sehabis itu kita merasakan döner kebap langsung dari asalnya, jujur gua gak terlalu suka, terutama pada airan, minuman yogurt rasa asin, bukan gak suka, cuman enek. Sehabis itu kita pergi ke Sultan Ahmet. Karena memang sudah sore, setelah dari Sultan Ahmet kami bergegas balik, dan ternyata asrama kita ada di Istanbul bagian asia, jadi kita harus menyebrang menggunakan kapal, dan untuk pertama kalinya itu indah sekali.
(Kita ber-tiga paling sering selfpic, didepan Sultan Ahmet ada bangunan yang kayak di Mesir)

(Kubah dari Sultan Ahmet atau yang sering disebut Blue Mosque)

(Another photo of Sultan Ahmet)

(Yang ngambil foto ini si Kopral, gua baru sadar dia cocok jadi paparazi, bener-bener gak berasa di foto)

The Third (14 ‎April ‎2013)


"Angry Granny temenan sama Angry Bird"
Pagi ini kita diajak sarapan bersama Bpk. Revik, dia menanyakan mau makan di luar atau di dalam, lalu Leva jawab di luar, dan kita semua makan di luar, dan ternyata suhunya dingin sekali, Titan marah-marahin Leva gara-gara kedinginan sama dia gak dapet colokan buat nge charge hpnya.


(Tempat kita sarapan)

Sehabis sarapan kita diajak untuk melihat jembatan Bosphorus yang terkenal itu, cuman sekedar foto-foto lalu pergi, karena yang akan kita lakukan hari ini adalah belanja. Secara logika memang lebih mending kita ke Bandung dan beli baju disana dari pada jauh-jauh ke Turki cuman untuk beli baju.
(Seperti biasa, Kopral yang foto, kayaknya dia emang ada bakat dokumentasi, ini bukan di LA)

Sebelumnya kita diharuskan untuk solat terlebih dahulu, di depan musolah ada banyak burung dara, dan kita bebas untuk memberikannya makan, dan sebelum kita solat, kita berlima sengaja untuk mengganggu burung-burung tersebut. Setelah solat kita langsung mengganggu burung-burung lagi, dan tiba-tiba ada nenek-nenek yang langsung marah-marah ke kita pake bahasa Turki. Sebetulnya yang salah disitu adalah gua, soalnya gua langsung lari ngejer-ngejer burungnya, tapi yang di marahin Titan /poor Titan/ nenek-neneknya langsung nyopot sendal terus dia mau mukul Titan, kita berlima antara pengen pengen ketawa sama gak tega. Untungnya ada Mr. Mucait, dia jelasin dah baik-baik ke itu nenek-nenek.
(Mereka adalah pasukan dari Angry Granny, gua berdosa banget ngatain dia disini)

Ketika belanja sudah selesai, kita balik ke asrama dan doint nothing... beautiful word...

The Fourth (15 ‎April ‎2013)


"Is there wi-fi in the bus?"
Hari ini kita akan pergi bersama salah satu abi /panggilan kakak di bahasa Turki/ dari Indonesia, sayangnya gua lupa namanya,  sama seperti kemarin, hari ini kita belanja lagi, kita pergi ke Kapali Çarşı entah pada mau beli apaan, yang jelas hari ini gua gak beli apa-apa gara-gara gua udah beli banyak kemarin dan kemarinnya lagi, jadi hari ini gua sengaja ninggali duit-duit gua di asrama. Tapi tetep aja, gua malah minjem duitnya salah satu temen gua, antara Kevin atau Kopral.


(Salah satu gedung yang di foto Kopral selama perjalnan nyebrang ke Istanbul bagian Eropa)


Gak ada yang spesial hari ini, kecuali waktu kita balik dari belanja. Kita siap-siap untuk meninggalkan Istanbul untuk pergi ke Izmir. Gua sama Titan sepakat untuk share tas, tapi ternyata dia gabut, gak deng. Kita berangkat ke Izmir jam 10 malem, dan semua selalu nanyain tentang keberadaan wi-fi ke Mr. Mucait. Kita ke sana naik bus, dan gua udah kayak orang norak gara-gara bis disini emang bagus.


(pas mau berangkat ke Izmir, bus yang kita tumpangin nyebrang menggunakan kapal, dan ketika kita mencari makanan di kapal, ternyata ada Indomie) /home sick/

No comments:

Post a Comment